logo
  • Panggilan Kedaruratan
    024 - 845 7000
  • Reservasi
    024 - 8646 6000
Translate:
Slider-new

Laparascopy Minimal Invasif

adalah salah satu bedah minimal dengan prosedur sayatan kecil yang dilakukan untuk mengurangi trauma tubuh akibat operasi terbuka konvensional, karena sayatan yang dilakukan jauh lebih kecil. Prosedur efisien ini dilakukan dengan instrumen laparoscopy mutakhir yang dimasukkan melalui 3-4 lubang sayatan kecil. Dokter bedah akan melihat gambaran organ internal secara lebih jelas dan detail dengan memasukkan lensa (viewing scope) melalui sayatan kecil yang telah dibuat. Setelah prosedur selesai dilakukan, sayatan kecil dijahit dan meninggalkan bekas luka yang minimal.

Beberapa Jenis Operasi yang dapat menerapkan Prosedur Laparascopy

Appendectomy – Operasi pengangkatan usus buntu

Adrenalectomy – Operasi pengangkatan satu atau kedua kelenjar adrenal

Cholecystectomy – Operasi pengangkatan kantung empedu. Pemeriksaan umum saluran empedu (pembuluh atau saluran yang membawa empedu dari hati dan kantung empedu ke duodenum) untuk pemeriksaan batu saluran empedu

Pengobatan Heartburn dan Asam Refluk dengan koreksi bedah dari “Sphincter” (otot di ujung bawah kerongkongan)

Prosedur Hernia – Prosedur bedah untuk penonjolan organ keluar akibat dinding perut melemah

Operasi usus besar

Operasi usus halus

Lap Banding – Pengobatan bedah obesitas morbid (obesitas skala tinggi)

Nephrectomy – Operasi pengangkatan ginjal

Operasi Varikokel (laparoscopy palomo teknik)

Kiskectomy (operasi pengangkatan kista ovarium)

Hysterectomy (operasi pengangkatan rahim)

Infertilitas laparoscopy diagnostik untuk mengetahui penyebab infertilitas dan sekaligus langkah terapinya (rekonstruksi tuba / membebaskan perlengketan)

Kelebihan dari Prosedur Laparascopy

Mengurangi pendarahan yang meminimalkan kemungkinan Anda membutuhkan transfusi darah

Sayatan lebih kecil, yang memberi efek rasa sakit yang lebih minimal, pengobatan yang lebih minimal, jangka waktu yang lebih pendek untuk pemulihan kondisi umum paska tindakan dan pemulihan lukanya.

Mempersingkat lama rawat inap, sering kali pasien pulang pada hari yang sama sehingga pasien dapat segera kembali beraktivitas seperti semula serta meminimalkan biaya rumah sakit

Mengurangi paparan organ internal terhadap kemungkinan kontaminasi dari luar sehingga mengurangi faktor resiko infeksi

Bisa mengevaluasi sekalian organ lain di dalam perut

ERCP (Endoscopic Retrogade Cholangio Pancreatography)

atau disebut operasi batu empedu non invasif (mengatasi sakit perut disertai demam) merupakan prosedur yang memungkinkan dokter untuk menilai gambaran radiologik saluran empedu dan pankreas dengan menggunakan endoskop, berupa pipa fleksibel berdiameter kecil dengan sinar dan kamera diujungnya.

Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum ERCP

  1. Penderita perlu puasa 6 jam sebelum Prosedur ERCP
  2. Dibius lokal berupa semprotan cairan ke dalam mulut dan suntikan obat penenang / sedatif

Mekanisme Tindakan ERCP

Endoskop berdiameter kecil dimasukkan melalui mulut ke dalam lambung hingga mencapai usus dua belas jari untuk melihat muara dari saluran empedu dan pankreas. Selang plastik kecil dimasukkan melalui endoskop ke dalam saluran untuk memasukkan cairan kontras yang akan dimonitor secara radiologi

Kondisi Penderita / Penyakit yang Memerlukan Tindakan ERCP

Kondisi penderita yang memerlukan tindakan ERCP ialah penderita dengan penyakit atau gangguan pada saluran empedu dan pankreas, biasanya penderita dengan ikterus (kuning) dan USG / MRCP / CT Scan menunjukkan adanya sumbatan.
Selain diagnostik, ERCP juga dapat digunakan untuk tindakan sfingterotomi (prosedur untuk menghilangkan batu empedu) untuk mengatasi penyempitan saluran empedu bagian bawah, pengambilan batu empedu, pemasangan stent untuk mengalirkan empedu yang tersumbat karena tumor / penyempitan atau kebocoran empedu, pelebaran / dilatasi menggunakan balon untuk bagian yang mengalami penyempitan.
Semua tindakan tersebut dilakukan melalui endoskop, sehingga tidak ada luka pada perut penderita

Kelebihan Prosedur ERCP Minimal Invasif

Sebagian besar dari penderita dapat pulang pada hari yang sama setelah observasi beberapa waktu, sekiranya diperlukan akan disarankan untuk dirawat 1 – 2 hari

Endo Venous Laser Treatment ( EVLT )

Prosedur penanganan Varises dengan metode terbaru ELVeS ™ (Endo Laser Vein System) ini, varises diobati dengan cara memasukkan alat berukuran kecil ke dalam pembuluh darah vena, dimana alat tersebut mengeluarkan sinar laser yang akan memperkecil pembuluh darah yang bermasalah tersebut tanpa merusak cabang pembuluh darah vena sekitar.

Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum EVLT

1.    Pemeriksaan dengan menggunakan Doppler Ultrasound dan  Ankle     Brachial Index (ABI), untuk memastikan pasien tidak menderita Deep     Vein Thrombosis (DVT).
2.     Dari hasil pemeriksaan Doppler Ultrasound tersebut, dokter bedah     toraks kardiak dan vascular (BTKV) akan merekomendasikan     pengobatan yang tepat untuk tiap pasien ( injeksi, skin laser, Endovenous     Laser Treatment (EVLT), atau kombinasi beberapa treatment)

Translate »