Sudah berapa banyak rendang, opor ayam, dan aneka kue yang Anda konsumsi selama Lebaran kemarin? Tanpa disadari, pola makan berlebihan selama momen ini dapat memberi beban kerja ekstra bagi jantung. Tingginya kandungan kolesterol dan lemak jenuh dalam berbagai makanan tersebut bisa memicu gangguan kardiovaskular.
Untungnya, risiko tersebut bisa diminimalisir dengan melakukan checkup jantung sesegera mungkin setelah Lebaran. Hal ini disampaikan langsung oleh dr. Kana Kurniati Elka Sp.JP(K), FIHA, FAPSC, Dokter Spesialis Kardiologi Subspesialis Fellowship Perawatan Intensif dan Kegawatan Kardiovaskular dari SMC RS Telogorejo.
Mengapa Checkup Jantung Setelah Lebaran Itu Penting?
Menu khas Lebaran seperti rendang, opor, dan gulai umumnya mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi. Dengan checkup jantung pasca-Lebaran, dr. Kana menjelaskan bahwa Anda bisa mendeteksi potensi lonjakan kolesterol atau tekanan darah yang seringnya tidak bergejala. Itulah mengapa penyakit jantung kerap disebut sebagai silent killer di dunia medis.
Selain itu, prosedur checkup biasanya juga dilakukan secara menyeluruh. Tujuannya untuk mencegah komplikasi jangka panjang sebelum ada kerusakan pembuluh darah. Dengan kata lain, pemeriksaan jantung pasca-Lebaran bisa sekaligus menjadi langkah preventif agar kondisi ringan tidak berkembang menjadi penyakit serius.
Rekomendasi Checkup Jantung Pasca Idulfitri
Berdasarkan pemaparan dr. Kana, kombinasi beberapa jenis pemeriksaan bisa memberikan gambaran menyeluruh terhadap kondisi jantung. Alhasil, risiko pun dapat ditangani lebih cepat dan tepat. Berikut daftar rekomendasi checkup jantung yang sebaiknya Anda lakukan setelah Lebaran:
Cek EKG
Elektrokardiogram (EKG) adalah prosedur pemeriksaan untuk merekam aktivitas listrik jantung. Tujuan utamanya adalah mendeteksi gangguan irama jantung (aritmia). Bersifat cepat dan cenderung non-invasif, EKG sering kali menjadi langkah awal dalam evaluasi kondisi jantung. Dokter biasanya menggunakan hasil EKG untuk mengidentifikasi kelainan jantung sejak dini, seperti pembesaran atau potensi serangan jantung.
Echocardiography
Disebut juga sebagai USG jantung, echocardiography adalah checkup jantung yang memanfaatkan gelombang suara. Pemeriksaan ini memberikan gambaran struktur dan fungsi jantung secara real-time.
Dari sinilah bisa terlihat kekuatan pompa jantung, kondisi katup, dan aliran darah dalam jantung. Dengan echocardiography, dokter dapat mendeteksi gangguan fungsi jantung yang mungkin tidak terlihat hanya melalui EKG, seperti gagal jantung atau kelainan katup.
Treadmill test
Selanjutnya, dr. Kana juga menyebutkan treadmill test sebagai checkup penting untuk jantung setelah Lebaran. Pada pemeriksaan ini, pasien diminta berjalan atau berlari di atas treadmill. Selama proses tersebut, dokter atau terapis akan memantau detak jantung, tekanan darah, dan aktivitas listrik pada jantung pasien.
Treadmill test berguna untuk mengetahui tingkat kebugaran jantung, serta mengidentifikasi gejala penyakit yang mungkin tidak terdeteksi saat tubuh dalam kondisi istirahat. Selain itu, tes satu ini juga dapat mendeteksi adanya penyumbatan pembuluh darah yang biasanya menjadi tanda penyakit jantung koroner.
CT calcium score
CT calcium score adalah prosedur CT scan untuk mengukur kadar kalsium atau plak dalam pembuluh darah koroner. Sama seperti CT scan pada umumnya, CT calcium score juga menggunakan sinar X untuk menghasilkan gambaran struktur jantung dan pembuluh darah secara menyeluruh. Adanya tumpukan kalsium maupun plak dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Tes darah
Tes darah berperan tidak kalah penting dalam checkup jantung. Menurut dr. Kana, tes darah berfungsi mengukur berbagai indikator kesehatan, seperti gula darah dan kolesterol. Pasalnya, kadar gula darah dan kolesterol yang tidak terkontrol merupakan faktor utama penyebab gangguan kardiovaskular. Jadi, dengan melakukan tes darah, Anda bisa mendeteksi potensi risiko penyakit jantung sejak dini.
Perayaan Lebaran memang merupakan momen yang penuh kebahagiaan dan hidangan menggiurkan. Namun, perubahan pola makan yang tinggi kolesterol dan lemak jenuh bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung. Oleh sebab itu, checkup jantung setelah Lebaran sangat disarankan untuk memantau kondisi tubuh, mendeteksi dini potensi masalah, dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Jadi, jangan tunggu sampai muncul gejala. Jaga kesehatan jantung Anda dengan konsultasi dan check-up bersama dokter berpengalaman dan tepercaya. Segera jadwalkan kunjungan dengan dr. Kana Kurniati Elka Sp.JP(K), FIHA, FAPSC melalui website resmi SMC RS Telogorejo. Selain itu, Anda juga bisa reservasi lewat aplikasi MySMC yang tersedia di App Store dan Play Store.