Keguguran tidak hanya meninggalkan luka fisik, tapi juga trauma emosional bagi pasangan. Trauma tersebut menimbulkan rasa takut dan khawatir untuk kembali melanjutkan program kehamilan. Walaupun perasaan tersebut valid, hamil lagi setelah keguguran bukanlah hal mustahil. Itu sudah dibuktikan oleh pasien SMC RS Telogorejo, Rani Shinta Nurmalasari dan Addyek Rogmanialdo Gondomono. Bagaimana kisah mereka?
Lika-liku Shinta dan Addyek Mendapatkan Momongan
Harapan Shinta dan Addyek untuk mempunyai anak sempat kandas oleh suatu kenyataan pahit. Sebelumnya, Shinta sempat merasakan tanda-tanda kehamilan. Ia mengalami kemunculan flek dan datang bulan yang tidak kunjung datang. Shinta dan Addyek pun memutuskan untuk melakukan pemeriksaan di SMC RS Telogorejo.
Pada pemeriksaan awal, Shinta menjalani prosedur USG. Namun, hasil USG tidak menunjukkan adanya tanda-tanda visual janin. Bahkan, tidak terdengar pula detak jantung yang menjadi tanda kehidupan dalam rahim. Untuk mendapatkan kepastian, dr. M. Eddy Wibowo, Sp.OG selaku dokter spesialis pun menyarankan Shinta untuk melakukan pemeriksaan USG transvaginal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dr. Eddy menyimpulkan bahwa janin dalam kandungan Shinta tidak bertahan. Penyebabnya karena kromosom janin tidak terbentuk dengan baik.
Ketegaran untuk Mencoba Lagi di SMC RS Telogorejo
Di balik duka akibat keguguran tersebut, Shinta dan Addyek tidak menyerah begitu saja. Mereka percaya bahwa dengan keberanian dan penanganan medis yang tepat, kesempatan untuk memiliki buah hati tetap bisa terbuka lebar.
Berbekal keyakinan tersebut, Shinta dan Addyek kembali memulai program kehamilan dengan pendampingan tim medis SMC RS Telogorejo. Pendampingan tersebut bersifat menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kesiapan rahim hingga edukasi tentang kesehatan reproduksi pasca-keguguran. Semua dilakukan dengan pendekatan ilmiah dan tentunya penuh empati.
Tak hanya itu, dr. Eddy juga kembali menjadi dokter spesialis kandungan yang aktif memantau progress program kehamilan Shinta. Keduanya tetap rutin konsultasi dengan dr. Eddy demi mendukung kelancaran program kehamilan kali ini.
Alasan Memilih SMC RS Telogorejo
Setelah mengalami keguguran, Shinta dan Addyek membutuhkan fasilitas medis yang modern dan lengkap, sekaligus tim medis yang mampu memberikan dukungan positif secara emosional.
Itulah mengapa mereka memutuskan untuk memilih SMC RS Telogorejo. Setelah yakin untuk mencoba hamil lagi, Shinta dan Addyek rutin melakukan kontrol kandungan dengan dr. Eddy. Keduanya merasakan langsung layanan yang ramah dan penuh empati sejak kunjungan pertama.
Tim medis tidak hanya memberikan penanganan fisik berkualitas tinggi, tapi juga memahami kondisi psikologis pasien pasca-keguguran. dr. Eddy bahkan selalu memberikan afirmasi positif yang membuat Shinta dan Addyek merasa lebih tenang, aman, dan nyaman dalam menjalani program kehamilan.
Hal tersebut juga didukung oleh prosedur dan peralatan medis yang selalu up-to-date dengan perkembangan teknologi, tapi sambil tetap mengutamakan kebutuhan pasien. Misalnya ketika hendak melihat kondisi perkembangan janin, Shinta dan Addyek mengaku terkesan dengan prosedur screening yang dijalankan.
“Janinnya saja belum terlihat saat USG, tapi (dengan screening) kita sudah bisa lihat. Kalat kata dr. Eddy, itu blueprint-nya,” cerita Shinta dan Addyek ketika ditemui oleh tim SMC RS Telogorejo.
Buah Manis Perjuangan Shinta dan Addyek Saat Ini
Sekitar sebulan setelah rutin konsultasi di SMC RS Telogorejo, Shinta dinyatakan hamil lagi. Pada awalnya Shinta melakukan pemeriksaan mandiri di rumah dengan menggunakan test pack. Ketika test pack menunjukkan hasil positif, ia dan sang suami langsung menghubungi dr. Eddy melalui WhatsApp.
Sejak saat itu, Shinta dan Addyek selalu rutin kontrol kehamilan. Masa kehamilan dijalani dengan pemantauan intensif oleh tim dokter. Keduanya menyadari bahwa dukungan positif dari dokter dan rumah sakit sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses kehamilan.
“Sebagai orang tua, tentu kami berharap yang terbaik untuk anak. Tapi untuk mewujudkan itu, tetap butuh support dari dokter, rumah sakit, dan fasilitas medis (yang memadai),” tutup Shinta dan Addyek.
Perjalanan Shinta dan Addyek merupakan bukti bahwa di balik trauma akibat keguguran, masih ada harapan yang dapat tumbuh. Selama ada keyakinan kuat dan pendampingan medis yang tepat, kehamilan sehat tidaklah mustahil diwujudkan. Anda bisa mendapatkan pendampingan tersebut di SMC RS Telogorejo. Sebagai salah satu dokter spesialis kandungan terpercaya, dr. M. Eddy Wibowo, Sp.OG dan tim siap memberi dukungan medis terbaik untuk Anda.
Segera jadwalkan konsultasi kandungan bersama dr. Eddy dengan menghubungi call center (024) 8646 6000 atau WhatsApp di nomor 081 6666 340. Selain itu, Anda juga bisa reservasi online melalui website SMC RS Telogorejo atau aplikasi MySMC. Khusus untuk aplikasi, download dulu di App Store atau Google Play Store. Bersama tim medis SMC RS Telogorejo, mari wujudkan kehamilan sehat dengan penanganan tepat dan menyeluruh!