logo
  • Panggilan Kedaruratan
    024 - 845 7000
  • Reservasi & Call Centre
    024 - 8646 6000
  • Hotline BPJS
    0811 - 261 - 5046
  • International Corner
    081 - 1277 - 6767
  • Cepat Tanggap Tangani Pasien STEMI

    Cepat Tanggap Tangani Pasien STEMI

    Penyakit jantung koroner terjadi karena adanya penyumbatan pada arteri koroner (pembuluh darah jantung) yang memasok makanan khususnya oksigen dalam darah. Penyumbatan arteri koroner tidak terjadi begitu saja, namun didahului oleh kerusakan dinding pembuluh darah yang disebabkan beberapa faktor risiko, yakni riwayat jantung keluarga, diabetes, merokok, hipertensi dan kolesterol.

    Salah satu kondisi dimana aliran darah menuju jantung berkurang secara drastis atau tiba-tiba disebut dengan sindrom koroner akut. Sindrom koroner akut kerap menyebabkan nyeri dada yang parah dan ketidaknyamanan. Nyeri dada yang timbul biasanya di belakang dada atau lebih ke kiri sedikit. Rasa nyeri ini juga bisa menjalar ke lengan kiri, hingga ke leher. Gejala lainnya diantara lain berkeringat, sesak nafas, pusing, terasa ingin pingsan, mual, gelisah dan denyut jantung tidak teratur.

    Ada tiga tipe sindrom koroner akut, salah satu tipe serangan jantung yang dinilai paling serius adalah ST Segment Elevation Myocardial Infraction (STEMI). STEMI merupakan kondisi dimana ada gangguan suplai darah. Penyumbatan total pada arteri koroner dapat menyebabkan meluasnya kerusakan pada area jantung.

    Penderita STEMI perlu diberikan pertolongan secara cepat dan tepat, karena jika terjadi keterlambatan pertolongan dapat mengancam jiwa pasien. Di sisi lain, kondisi tersebut juga menuntut rumah sakit untuk cepat tanggap menangani pasien STEMI segera saat pasien sampai di rumah sakit, seperti kelengkapan obat hinga perekaman kondisi pasien. Untuk area klinis STEMI, ada tiga indikator pencapaian SMC RS Telogorejo pada Bulan Juni 2019. Berikut detail informasinya :

    1. FARMASI : Kelengkapan rekonsiliasi obat pada pasien STEMI mencapai 100%

    2. FARMASI : Pemantauan terapi obat pada pasien STEMI mencapai 100%

    3. IGD : Perekaman EKG pasien chest pain < 15 menit sejak pasien datang mencapai 100%

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply

Photostream