logo
  • Panggilan Kedaruratan
    024 - 845 7000
  • Reservasi & Call Centre
    024 - 8646 6000
  • Hotline BPJS
    0811 - 261 - 5046
  • Humas SMC RS Telogorejo
    0811 - 2791 - 949
IVF

Klinik Infertilitas dan Bayi Tabung adalah suatu pelayanan yang ditangani oleh para ahli di bidangnya untuk membantu pasangan suami istri yang mengalami kesulitan memiliki keturunan dengan memberikan pelayanan teknologi reproduksi berbantu terkini.

Tim bayi tabung SMC RS Telogorejo siap membantu Anda dengan upaya pemeriksaan dan pengobatan mulai dari cara sederhana sampai teknologi canggih.

Inseminasi

inseminasi adalah tindakan medis untuk membantu proses pembuahan dengan cara pencucian, preparasi, serta penyemprotan sperma ke dalam rahim calon ibu, sehingga proses pertemuan antara sperma dan sel telur tetap terjadi di dalam tubuh.

Support Dokter Andrologi

Andrologi berhubungan dengan struktur dan fungsi sistem reproduksi pria. Dokter andrologi fokus menangani masalah kesehatan pria, khususnya yang berkaitan dengan infertilitas pria (gangguan kesuburan), sistem reproduksi, dan gangguan fungsi seksual.

Jam Praktek :
Senin – Sabtu (Kecuali Tanggal Merah) Pukul 08.00 s/d 15.00
Reservasi :024 8646-6000

Frozen Embryo

Embrio yang dibekukan, yang kemudian akan dilakukan FET (Freezing Embryo Transfer). merupakan tahapan dalam proses bayi tabung.

Bank Sperma

Bank sperma merupakan tempat / lembaga yang menyediakan layanan penyimpanan / pengawetan / dan pembekuan sperma.

Bayi Tabung dan Teknik ICSI

ICSI adalah teknik yang telah dikembangkan untuk membantu pembuahan bila kualitas sperma sangat rendah.Injeksi spermaintra-sitoplasma (ICSI) melibatkan penyuntikan satu sperma langsung ke sel telur untuk pembuahan. Sel telur yang dibuahi(embrio) ini kemudian dipindahkan kerahim wanita.

Bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) adalah kehamilan yang terjadi dan diawali dengan sel telur dibuahi oleh sperma di luar tubuh. Pembuahan tersebut pun dilakukan di dalam sebuah tabung.

MESA PESA TESA

Pengambilan sperma dari pabrik (scrotum) dengan beberapa prosedur :

MESA (microepididymal sperm aspiration)
Prosedur ini dilakukan untuk pria yang mengalami sumbatan pada pembuluh darah epididimis akibat pernah menjalani vasektomi atau tidak mempunyai vas deferens bilateral karena bawaan lahir.

PESA (percutaneous epididymal sperm aspiration)
PESA dianjurkan untuk pria yang mengalami azoospermia obstruktif. Kondisi ini muncul karena adanya penyumbatan pada tabung yang bertugas membawa sperma dari testis (buah zakar) ke penis.

TESA (testicular sperm aspiration)
TESA bisa mendiagnosis sekaligus mengatasi azoospermia, yakni kondisi tidak adanya sel spermatozoa dalam cairan mani. Metode ini menggunakan jarum halus untuk mengambil sperma dari testis.

title website
title website