logo
  • Panggilan Kedaruratan
    024 - 845 7000
  • Reservasi & Call Centre
    024 - 8646 6000
  • Hotline BPJS
    0811 - 261 - 5046
  • Humas SMC RS Telogorejo
    0811 - 2791 - 949
  • Kisah Pengabdian dr. Budi Eka Wardoyo (Peraih Telogorejo Awards) di Pedalaman Papua Tengah: Meningkatkan Kesehatan di Medan yang Tantang

    Kisah Pengabdian dr. Budi Eka Wardoyo (Peraih Telogorejo Awards) di Pedalaman Papua Tengah: Meningkatkan Kesehatan di Medan yang Tantang

    Berlokasi di Papua Tengah, khususnya Distrik Ilu di Kabupaten Puncak Jaya, merupakan daerah yang penuh dengan tantangan dan keunikannya. Di tengah medan geografis yang berat dan beragam sosio-budaya, dr. Budi Eka Wardoyo yang lahir pada 7 Juni 1983 di Mojokerto ini memilih untuk mengabdikan dirinya di Puskesmas Ilu. Selama satu dekade, ia menjalani perjalanan yang penuh dedikasi dengan ikhlas dan gigih meskipun dengan beragam tantangan seperti:

    1. Medan Geografis dan Sosio-Budaya yang Berat

    Puskesmas Ilu, yang menjadi tempat pengabdian dr. Budi, terletak di pedalaman Papua Tengah. Medan yang sulit dan jarak yang jauh dari pusat perkotaan menjadi tantangan tersendiri. Dokter Budi harus melewati hutan belantara, sungai-sungai deras, dan jalan setapak untuk mencapai masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Selain itu, keberagaman sosio-budaya di daerah ini memerlukan pendekatan yang sangat sensitif. dr. Budi tidak hanya berhadapan dengan masalah kesehatan fisik, tetapi juga harus memahami kepercayaan dan nilai-nilai lokal untuk memberikan pelayanan yang efektif dan terkait dengan budaya setempat.

    WhatsApp Image 2023-11-15 at 14.55.21 (1)

    1. Kurangnya SDM (Tenaga Kesehatan) yang Berminat di Pedalaman

    Pusat pelayanan kesehatan di daerah terpencil seringkali mengalami kesulitan dalam merekrut tenaga kesehatan. dr. Budi merasakan tantangan ini secara langsung. Minimnya jumlah tenaga kesehatan yang bersedia bekerja di pedalaman membuatnya harus mengelola berbagai kasus kesehatan sendirian. Hal ini mengharuskan dr. Budi untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam berbagai bidang kesehatan.

    WhatsApp Image 2023-11-15 at 14.55.20 (2) (1)

    1. Fasilitas Sarana dan Prasarana Puskesmas yang Kurang Memadai

    Meskipun dengan segala keterbatasannya, Puskesmas Ilu harus mampu memberikan layanan kesehatan yang memadai. dr. Budi menghadapi kesulitan dengan fasilitas sarana dan prasarana yang terbatas. Kurangnya peralatan medis dan infrastruktur yang memadai sering kali menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.

    WhatsApp Image 2023-11-15 at 14.55.20 (3)

    1. Sulitnya Transportasi dalam Pelayanan Kesehatan

    Menghadapi medan yang sulit di Papua Tengah, transportasi sering menjadi masalah serius dalam memberikan pelayanan kesehatan. dr. Budi terkadang harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk mencapai pasien yang membutuhkan perhatian medis. Keterbatasan transportasi juga dapat mempengaruhi evakuasi pasien yang memerlukan perawatan lebih lanjut.

    Meskipun dihadapkan dengan sejumlah besar tantangan, dedikasi dr. Budi Eka Wardoyo terhadap kesehatan masyarakat di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, tetap menjadi inspirasi. Upayanya untuk mengatasi kesulitan medan, kurangnya SDM, fasilitas yang terbatas, dan transportasi sulit tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat setempat tetapi juga menciptakan kesadaran akan tantangan kesehatan di daerah terpencil yang memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah dan masyarakat luas. Oleh sebab itu, SMC RS Telogorejo dalam Ceremony HUT ke-98 menobatkan dr. Budi Eka Wardoyo sebagai peraih Telogorejo Awards dengan nominal penghargaan senilai Rp. 98.000.000

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply

Photostream