logo
  • Panggilan Kedaruratan
    024 - 845 7000
  • Reservasi & Call Centre
    024 - 8646 6000
  • Hotline BPJS
    0811 - 261 - 5046
  • Humas SMC RS Telogorejo
    0811 - 2791 - 949
  • Saraf Kejepit: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Menyembuhkannya

    Saraf Kejepit: Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Cara Menyembuhkannya

    Tubuh manusia memiliki sistem jaringan untuk mengontrol komunikasi antar tubuh dan otak yang disebut dengan sistem saraf. Jaringan ini terletak di hampir seluruh bagian tubuh, terutama di bagian tulang belakang. Ada kalanya sistem saraf bisa mengalami gangguan, salah satunya adalah saraf kejepit.

    Gangguan yang memiliki nama lain hernia nukleus pulposus ini menjadi momok bagi sebagian besar orang karena munculnya yang tiba-tiba dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Lalu, apa itu saraf kejepit? Bagaimana cara menyembuhkannya?

    Apa itu saraf kejepit?

    Saraf kejepit adalah kondisi saraf yang mengalami tekanan dari bagian sekitarnya. Tekanan ini menyebabkan saraf mengirimkan sinyal nyeri. Rasa nyeri ini paling sering terjadi di bagian punggung, terutama bagian tulang punggung. Meski begitu, rasa nyeri akibat saraf kejepit juga bisa terjadi di bagian tubuh lain, misalnya di pergelangan tangan atau kaki.

    Di antara tulang belakang, terdapat bagian lunak mirip jeli yang bernama nukleus. Bagian ini terbungkus oleh bagian luar yang sedikit lebih kenyal dan keras bernama annulus. Pada kasus saraf kejepit, nukleus mengalami tekanan sehingga terdorong keluar melalui robekan pada annulus.

    Mengapa saraf kejepit bisa terjadi?

    Penyakit gangguan saraf ini kerap disebabkan oleh keausan sambungan tulang belakang akibat gerakan berulang dari waktu ke waktu. Gerakan yang sama dalam waktu yang lama membuat cakram tulang belakang menjadi kurang fleksibel sehingga lebih mudah robek dan pecah. Semakin bertambahnya usia, sedikit tekanan atau gerakan yang memutar dapat menimbulkan rasa nyeri yang cukup parah.

    Selain keausan akibat gerakan yang berulang, penyebab saraf kejepit juga bisa karena terluka, postur tubuh yang tidak baik, rematik, stres, aktivitas olahraga rentan cedera, hingga berat badan yang berlebihan. Beberapa kasus bahkan terjadi hanya karena meletakkan dompet di kantong belakang sehingga tanpa sadar tulang punggung tidak dalam postur yang tepat.

    Saraf kejepit bisa juga disebabkan oleh pembesaran atau penebalan tulang yang menjepit saraf. Gangguan saraf ini disebut sebagai carpal tunnel syndrome, sebuah sindrom yang terjadi pada tulang ruas jari sehingga menyebabkan kesemutan. Sindrom ini paling sering dialami oleh perempuan.

    Gejala saat saraf terjepit

    Umumnya, gejala yang paling sering terjadi ketika mengalami saraf terjepit adalah rasa sakit di sejumlah bagian tubuh. Namun, gejala-gejala berikut ini juga kerap terjadi, antara lain:

    Kebas atau mati rasa yang menyebabkan penurunan indera perasa di sekitar area terjepit;

    Rasa sakit atau nyeri seperti terbakar hingga terasa ke luar;

    Kesemutan;

    Kelemahan otot di bagian sekitar saraf terjepit;

    Rasa sakit seperti ditusuk jarum.

    Gejala yang muncul bila dibiarkan akan menyebabkan jaringan lunak pelindung saraf dapat pecah. Sehingga, daerah tersebut akan mengalami pembengkakan, tekanan ekstra, dan jaringan parut. Apabila tidak ditangani segera, bukan tidak mungkin saraf akan rusak permanen.

    Cara menyembuhkan saraf kejepit

    Ada sejumlah cara untuk menyembuhkan saraf kejepit, mulai dari fisioterapi, obat-obatan, hingga tindakan operasi. Berikut ini ulasan terkait cara-cara tersebut:

    1. Fisioterapi

    Fisioterapi akan membantu pasien saraf kejepit untuk melatih gerakan otot yang kaku. Dalam kasus yang ringan, fisioterapi dapat membantu mengembalikan posisi tulang sehingga bagian cakram tulang belakang dapat kembali normal. Sejumlah teknik fisioterapi dapat diterapkan, mulai dari elektroterapi, pijat, dan peregangan hingga program latihan untuk memperbaiki postur tubuh.

    1. Obat-obatan

    Umumnya, obat-obatan yang diberikan oleh dokter hanya obat pereda nyeri. Hal ini sebenarnya hanya menghilangkan rasa sakit, jadi tidak menyembuhkan atau memperbaiki posisi saraf. Namun, apabila memang rasa sakitnya tidak tertahankan, maka pemberian obat-obatan dapat diutamakan.

    1. Tindakan operasi

    Dalam sejumlah kasus, tindakan operasi dirasa perlu untuk menyembuhkan saraf kejepit. Apalagi ketika muncul gejala-gejala berat seperti nyeri yang tidak terkontrol, mati rasa, kesulitan berdiri atau berjalan, hingga yang paling parah kehilangan kontrol kandung kemih. Maka, tindakan operasi akan sangat disarankan.

    Memahami apa itu saraf kejepit akan sangat membantu Anda mengambil tindakan awal untuk menangani gangguan ini. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter saraf agar bisa mendapatkan diagnosis yang lebih akurat, sehingga dapat diarahkan penanganan yang lebih efektif pula.

    Bila sulit untuk bergerak ke fasilitas kesehatan terdekat, Anda dapat memanfaatkan layanan klinik online/video call dari RS Telogorejo dengan melakukan reservasi ke nomor 024 8646 6000. Tangani saraf terjepit yang Anda alami dengan mendapatkan diagnosis dan solusi terbaik di RS Telogorejo!

    Telogorejo Neuro Center

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply

Photostream