logo
  • Panggilan Kedaruratan
    024 - 845 7000
  • Reservasi & Call Centre
    024 - 8646 6000
  • Hotline BPJS
    0811 - 261 - 5046
  • International Corner
    081 - 1277 - 6767
  • Serba – Serbi Kateterisasi Jantung

    Serba – Serbi Kateterisasi Jantung

    dr. Mohammad Yusuf Suseno, Sp.JP, FIHA
    Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah SMC RS Telogorejo

    Kateterisasi Jantung merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk mendeteksi kondisi jantung. Tindakan yang memiliki istilah medis Coronary Angiography ini menjadi evaluasi kondisi kesehatan pasien untuk memutuskan tindakan selanjutnya.

    Kateterisasi Jantung digunakan untuk mengevaluasi permasalahan pada pembuluh darah koroner yang terdiri dari 2, yaitu akut dan tidak akut. Mencari penyempitan pembuluh darah merupakan permasalahan tidak akut yang terjadi pada pasien jantung. Sedangkan pada permasalahan akut, Kateterisasi digunakan untuk mencari titik pada pasien serangan jantung dan mencari penyumbatan total pada pembuluh darah.

    “Angiografi bukan Skrining (deteksi dini), Untuk skrining, pasien dapat menjalani test EKG (Elektrokardiogram) dan Treadmill. Jika diperlukan, CT Scan juga merupakan tindakan skrining yang dapat pasien lakukan. Semua tindakan tersebut merupakan tindakan non-invasif” Jelas dr. Mohammad Yusuf Suseno, Sp.JP, FIHA, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah SMC RS Telogorejo

    Saat pasien menjalani tindakan kateterisasi dan ternyata memang terdapat penyempitan pembuluh darah, tim jantung akan melakukan pengecekan mengenai persetanse penyempitannya. Adapun persentase penyempitan pembuluh darah jantung yang dapat diteruskan ke tindakan lanjutan adalah diatas 70%. “Namun ada beberapa parameter tertentu pada pasien yang harus diperhatikan, seperti usia, penyakit bawaan, dan kondisi pasien lainnya” kata dr. Yusuf. Jika memang ada indikasi kuat adanya penyempitan, kateterisasi dapat dilakukan sehingga tim dokter dapat menyimpulkan tindakan selanjutnya, hanya perlu mengkonsumsi obat atau diharuskan melakukan tindakan selanjutnya, seperti PCI atau pemasangan stent.

    “Risiko tindakan kateterisasi memang relatif kecil, namun harus ada indikasi kuat untuk kateterisasi” ujar dr. Yusuf

    Beberapa cara dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari penyakit jantung. Pola hidup yang sehat dan olahraga rutin, pengontrolan kondisi kolesterol, trigliserid, diabetes, dan hipertensi juga perlu dijaga.  “Salah satu yang terpenting adalah kita harus menjaga stress, karena stress dapat mempengaruhi jantung” pungkas dr. Yusuf.

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply

Photostream