Memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan, para ibu umumnya mulai merasakan gerakan bayi dalam kandungan. Gerakan janin merupakan salah satu indikator utama untuk memantau kesehatan bayi dalam kandungan. Dengan mengenali tanda-tanda gerakan yang sehat, ibu hamil pun bisa lebih tenang dan sigap jika misalnya terjadi suatu kelainan. Jadi, mari pelajari tanda-tanda gerakan janin yang sehat melalui ulasan berikut!
Ciri-ciri Gerakan Bayi dalam Kandungan yang Sehat
Berikut tanda-tanda gerakan janin yang menunjukkan kondisi sehat:
Gerakan mulai terasa pada usia kehamilan 16-24 minggu
Pada umumnya, ibu hamil mulai bisa merasakan gerakan bayi pada minggu ke-16 hingga ke-24 kehamilan. Namun, jika ini adalah kehamilan pertama, biasanya calon ibu baru akan merasakan gerakan janin pada minggu ke-20.
Gerakan tersebut umumnya terasa seperti denyutan lembut, atau seperti ada sesuatu yang “menggelitik” perut ibu dari dalam. Apabila gerakan tersebut tidak kunjung terasa hingga minggu ke-24 kehamilan, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter kandungan atau bidan.
Tendangan dan pukulan janin terasa kuat
Otot dan tulang janin akan berkembang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan. Kondisi tersebut memberi kemampuan bagi janin untuk menendang atau memukul lebih keras. Itulah kenapa gerakan bayi dalam kandungan akan terasa lebih kuat. Hal ini menunjukkan bahwa tulang, otot, dan saraf si kecil berkembang dengan baik dan normal.
Respons aktif terhadap rangsangan dari luar
Bayi dalam kandungan juga mampu merespons berbagai rangsangan eksternal. Respons tersebut diberikan melalui gerakan tertentu. Misalnya, janin akan menendang saat mendengar suara musik atau suara ibu. Atau ketika ibu mengusap perut secara lembut, janin memberikan pukulan sebagai responsnya.
Kondisi ini menandakan bahwa sistem saraf dan fungsi sensorik si kecil berkembang dengan baik. Biasanya, kemampuan bayi dalam merespons rangsangan secara aktif akan mulai terasa saat kehamilan memasuki usia tujuh bulan.
Tendangan dan pukulan pada bagian atas perut ibu
Pada banyak kasus, janin usia enam bulan sering kali berada dalam posisi sungsang. Artinya, posisi kaki atau bokong mereka berada di bagian bawah rahim. Kondisi ini sangat wajar terjadi sehingga ibu hamil tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, biasanya janin akan terus mengubah posisinya sampai usianya mencapai delapan bulan.
Saat ibu hamil merasakan tendangan atau pukulan pada bagian atas perut, kemungkinan besar janin sudah bergeser dari posisi sungsang. Posisi inilah yang dinilai ideal karena dapat mendukung kelancaran proses persalinan.
Janin bergerak secara relatif konsisten
Sehat atau tidaknya bayi dalam kandungan juga bisa dilihat dari konsistensi gerakannya. Idealnya, gerakan janin yang sehat memiliki pola relatif teratur setiap harinya. Misalnya, janin lebih aktif pada waktu-waktu tertentu, atau gerakan terasa lebih banyak setelah ibu makan. Pola gerakan yang konsisten menandakan bahwa bayi berada dalam kondisi sehat dan stabil. Jadi, jika terjadi konsistensi gerakan, segera konsultasikan kepada dokter kandungan.
Bagaimana Cara Mengetahui Gerakan Janin Saya Normal?
Kini, Anda telah memahami ciri-ciri gerakan janin yang sehat. Ibu hamil disarankan untuk terus mengasah naluri dan intuisi agar bisa mengenali ciri-ciri tersebut. Pada umumnya, janin memiliki pola gerakan tertentu yang dapat Anda kenali seiring berjalannya waktu. Ibu bisa memperhatikan frekuensi dan intensitas gerakan tersebut, lalu mencatatnya jika perlu.
Tak kalah penting, pastikan Anda juga rutin memeriksakan kehamilan. Pemeriksaan ini penting untuk mengecek kondisi ibu hamil serta perkembangan janin, termasuk aktivitas geraknya. Supaya tidak terlewat, jadwalkan check up dengan dokter spesialis kandungan yang terpercaya, seperti dr. Eddy Wibowo, Sp.OG dari SMC RS Telogorejo.
Kenali berbagai tanda di atas agar Anda bisa lebih waspada dengan gerakan bayi dalam kandungan. Untuk memastikan janin berkembang secara sehat, lakukan check up rutin dengan dokter kandungan profesional. Anda bisa menjadwalkan konsultasi dengan dr. Eddy Wibowo, Sp.OG di SMC RS Telogorejo melalui call center (024) 8646 6000 atau WhatsApp di nomor 081 6666 340.
Bagi Anda yang lebih menyukai layanan online, download aplikasi MySMC pada perangkat iOS atau Android. Lakukan login dan Anda bisa melakukan booking online melalui aplikasi. Tak hanya itu, Anda juga bisa menjadwalkan check up kandungan melalui website SMC RS Telogorejo. Dengan didampingi dokter spesialis kandungan dan staf berpengalaman di SMC RS Telogorejo, Anda pun dapat menjaga kesehatan janin secara optimal.