Kateterisasi dan pemasangan ring jantung adalah prosedur invasif untuk mengobati gangguan jantung serius, dan keduanya sangat berbeda. Dalam berbagai kasus, kateterisasi dan pemasangan ring/stent dilakukan terhadap pasien yang sama karena terkait diagnosis maupun penanganan.Ketahui perbedaan keduanya sebelum Anda mengakses layanan tersebut di SMC RS Telogorejo.
Penjelasan Kateterisasi dan Pemasangan Ring
Kateterisasi dan pemasangan ring jantung sama-sama melibatkan alat untuk mendukung kerja jantung yang mengalami ganggguan. Akan tetapi, keduanya memiliki perbedaan terkait tujuan pemasangan dan metode yang dilakukan.
Kateterisasi jantung melibatkan pemasangan selang selebar 2 mm ke pembuluh darah yang kemudian dibawa menuju jantung. Prosedur ini biasanya digunakan untuk membesarkan pembuluh darah yang tersumbat, memperbaiki katup jantung (atau mendukung prosedur pemasangan katup buatan), dan memperbaiki penebalan otot jantung. Akan tetapi, kateterisasi jantung juga digunakan untuk keperluan diagnosis, seperti:
Memeriksa penyumbatan pembuluh darah
Mengambil sampel jaringan dari jantung
Diagnosis kondisi jantung bawaan pada bayi
Mengecek kemampuan bilik jantung untuk memompa darah
Memeriksa kadar oksigen dan tekanan jantung
Tidak seperti kateterisasi jantung, pemasangan ring jantung bersifat murni pengobatan. Ring jantung dimasukkan ke dalam pembuluh darah yang menyempit dengan bantuan kateter atau semacam “balon”. Setelah pembuluh darah dilebarkan, balon atau kateter tersebut ditarik keluar, tetapi ring ditinggal di dalam.
Ring jantung berbentuk mirip silinder dengan permukaan berongga. Pemasangan ring bersifat permanen dan tidak akan dikeluarkan lagi. Hal ini karena ring membuka pembuluh darah yang sudah menyempit. Pemasangan ring jantung dilakukan pada pasien yang tidak bisa menjalani operasi idak bisa menjalani operasi bypass jantung.Persiapan sebelum Menjalani Kateterisasi Jantung
Setelah dokter menyarankan prosedur kateterisasi jantung, pasien harus melakukan persiapan sebelum pemasangan, yaitu:
Makan makanan sehat, banyak minum air putih, dan tidur cukup
Latihan fisik ringan agar tubuh fit
Menjalani pemeriksaan pendukung (sinar X, tes darah, EKG)
Puasa selama enam hingga delapan jam sebelum prosedur
Mencukur rambut di area dada tempat kateter akan dimasukkan.
Proses pemasangan kateter itu sendiri tidak menyebabkan rasa sakit walau pasien “hanya” mendapat bius lokal. Menurut dr. M. Yusuf Suseno, dokter spesialis kardiovaskular di SMC RS Telogorejo, sekitar 99 persen pasien yang menjalani prosedur tersebut tidak mengalami rasa sakit saat kateter memasuki tubuh. Kateter juga bukan pilihan pertama dalam prosedur diagnosis karena dokter akan menggunakan metode non-invasif terlebih dahulu.
Prosedur Kateterisasi Jantung
Secara umum, pelaksanaan kateterisasi jantung adalah sebagai berikut:
Melepas seluruh perhiasan dan berbaring relaks (dokter mungkin memberi obat penenang jika dibutuhkan)
Pemasangan infus dan elektroda
Pemberian bius lokal (jika tidak ada prosedur tambahan) atau total (jika disusul prosedur seperti bedah katup jantung)
Pembuatan sayatan kecil untuk memasukkan kateter ke arteri
Pendorongan kateter ke arah jantung
Setelah kateter mencapai jantung, prosedur selanjutnya disesuaikan dengan tujuan pemasangan kateter. Selain pemeriksaan, pasien mungkin menjalani prosedur lanjutan seperti bedah katup jantung atau angioplasti.
Persiapan sebelum Pemasangan Ring
Sebelum memasang ring, dokter akan menerapkan beragam tes seperti EKG, tes darah, dan pengecekan riwayat kesehatan. Pasien juga harus mempersiapkan diri dengan melakukan hal-hal berikut:
Menghentikan konsumsi obat tertentu (pengencer darah, aspirin, obat antiradang)
Beristirahat secara teratur dan makan makanan bergizi
Puasa enam hingga delapan jam sebelum prosedur
Sama seperti prosedur kateterisasi, pasien juga harus mencukur rambut di sekitar area dada.
Prosedur Pemasangan Ring
Pemasangan ring jantung diawali dengan kateterisasi jantung seperti yang sudah digambarkan sebelumnya. Akan tetapi, kateter tersebut sudah dipasangi semacam “balon” dengan ring jantung pada ujungnya. Balon tersebut kemudian mengembang untuk membuka pembuluh darah yang menyempit.
Setelah ring terpasang, dokter akan mengempiskan balon tersebut dan menariknya keluar bersama dengan kateter, meninggalkan ring di dalam pembuluh darah. Pasien kemudian menjalani rawat inap sambil mengontrol kondisi sebelum diizinkan pulang. Dokter akan menyarankan pasien untuk banyak minum dan menghindari olahraga atau aktivitas berat lainnya selama beberapa waktu.
Layanan Kateterisasi dan Pemasangan Ring Jantung di SMC RS
Kateterisasi dan pemasangan ring jantung adalah prosedur yang membutuhkan tangan-tangan ahli. Fasilitas kesehatan berkualitas seperti SMC RS Telogorejo Semarang memiliki Telogorejo Heart Center, terkenal dengan kemampuan melakukan bedah jantung dengan durasi prosedur dan pemulihan relatif cepat.
SMC RS Telogorejo juga menawarkan paket promo untuk kateterisasi dan pemasangan ring jantung. Dengan harga 13 juta Rupiah untuk PAC, pasien mendapat prosedur lengkap plus kamar VIP/Deluxe untuk pemulihan satu hari, lengkap dengan voucher menginap semalam di Hotel Citrip Simpang Lima dan Hotel Amaris Simpang Lima. Paket PCI seharga 42 juta Rupiah menawarkan pemulihan tiga hari di kamar VIP/Deluxe, lengkap dengan voucher menginap di Hotel Allstay Veteran.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi contact center 024 8646 6000 atau WA di 081 6666 340. Anda juga bisa mengunjungi situs resmi smc-hospital.com, akun YouTube resmi SMC RS Telogorejo, atau akun IG @rs.telogorejo.
Kateterisasi dan pemasangan ring jantung adalah prosedur yang bisa dilakukan terpisah atau bersamaan, tergantung kondisi pasien. Pastikan mengetahui prosedur dan persiapannya sebelum menghubungi SMC RS Telogorejo untuk menjalaninya.
