Thumbnail
15 September 2025

Benarkah Minuman Matcha Menyehatkan Tubuh? Begini Faktanya

Belakangan ini, Anda bisa melihat banyak konten resep minuman matcha berseliweran di media sosial, dari latte sampai smoothie. Kafe-kafe pun berlomba menawarkan kreasi matcha kekinian untuk menarik pelanggan. Tren ini sebenarnya hal yang baik, karena di balik tampilannya yang menggoda, matcha memang menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Namun, agar manfaatnya optimal, Anda perlu mengetahui kandungan gizinya serta cara mengonsumsinya dengan tepat. Pelajari selengkapnya di sini!

Mengenal Kandungan Gizi Matcha

Matcha berbeda dari teh hijau biasa karena terbuat dari daun teh berkualitas tinggi yang digiling menjadi bubuk halus. Saat Anda meminumnya, Anda mengonsumsi seluruh bagian daun, sehingga nutrisinya lebih padat.

Matcha mengandung vitamin (seperti vitamin C dan vitamin A), serat, asam amino termasuk L-theanine, kafein alami, serta mineral penting seperti magnesium dan kalium. Salah satu komponen unggulan matcha adalah polifenol. Terutama, katekin yang merupakan senyawa fenolik dengan potensi antioksidan lebih tinggi dari vitamin C untuk menetralkan radikal bebas. 

Selain katekin, matcha juga kaya flavonoid dan glutathione, antioksidan yang mendukung perlindungan sel.

Manfaat Matcha bagi Tubuh

Minuman matcha membawa banyak manfaat bagi kesehatan, contohnya:

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Polifenol, khususnya katekin dalam matcha, berperan membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan mencegah oksidasi lemak dalam darah. Efek ini penting untuk menjaga elastisitas pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain itu, matcha mengandung kalium yang mendukung pengaturan tekanan darah.

2. Mendorong metabolisme

Matcha dikenal dapat membantu meningkatkan laju metabolisme tubuh. Kandungan kafein bersama katekin bekerja sinergis untuk merangsang thermogenesis, yaitu proses pembakaran kalori lebih efisien. Inilah salah satu alasan matcha kerap dikaitkan dengan pengelolaan berat badan yang lebih baik, terutama jika diimbangi pola makan dan aktivitas fisik sehat.

3. Menjaga kesehatan pencernaan

Minuman matcha juga mengandung serat alami yang membantu menjaga fungsi saluran cerna. Serat ini mendukung gerakan usus yang teratur dan mencegah sembelit. Di samping itu, kandungan antioksidan polifenol dalam matcha diduga berkontribusi pada keseimbangan mikrobiota usus dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik.

4. Mendukung fungsi otak

L-theanine adalah asam amino khas pada matcha yang menimbulkan efek menenangkan tanpa membuat mengantuk. Bersama kafein dalam jumlah moderat, L-theanine membantu meningkatkan konsentrasi, fokus, dan ketenangan mental. Kombinasi ini mencegah lonjakan energi mendadak seperti pada kopi, sehingga matcha sering dipilih untuk membantu aktivitas belajar atau kerja yang membutuhkan konsentrasi lebih lama.

5. Menurunkan risiko kanker

Beberapa penelitian in vitro menunjukkan katekin pada matcha, terutama epigallocatechin gallate (EGCG), berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker melalui mekanisme antioksidan dan anti-inflamasi. Meski belum menjadi terapi medis utama, konsumsi matcha sebagai bagian dari pola makan kaya antioksidan dapat mendukung upaya pencegahan kanker bersama pola hidup sehat lainnya.

Cara Sehat Mengonsumsi Minuman Matcha

Untuk mendapatkan manfaat matcha dengan lebih maksimal, pastikan Anda memperhatikan tips berikut ketika mengonsumsi minuman matcha:

1. Ketahui dosis yang disarankan

Walaupun kaya manfaat, konsumsi matcha perlu dibatasi agar tetap aman. Dosis yang disarankan sekitar 1-2 cangkir per hari atau setara dengan 1-2 gram bubuk matcha. Takaran ini cukup untuk memperoleh manfaat antioksidan tanpa risiko kelebihan kafein, yang bisa menimbulkan efek samping seperti jantung berdebar atau gangguan tidur.

2. Hindari matcha instan

Saat ini, ada banyak produk minuman matcha instan yang beredar dengan tambahan gula, krimer, dan perisa buatan. Meski praktis karena tinggal diseduh air panas dan diaduk dengan sendok biasa, kandungan gulanya bisa sangat tinggi. Sehingga, konsumsi berkepanjangan serta berlebihan justru menambah risiko obesitas dan diabetes. 

Untuk manfaat kesehatan optimal, pilih bubuk matcha murni dan racik sendiri dengan susu rendah lemak atau air panas tanpa gula tambahan.

Rutin minum minuman matcha murni tanpa gula bisa membantu mendukung kesehatan jantung, metabolisme, pencernaan, fungsi otak, hingga pencegahan kanker. Namun, manfaat ini akan lebih optimal jika disertai dengan pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, serta pemeriksaan gizi dan kesehatan secara berkala.

Jika Anda ingin memastikan kebutuhan nutrisi harian tercukupi atau memiliki pertanyaan tentang konsumsi matcha yang tepat untuk kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. Untuk Anda yang tinggal di Semarang dan sekitarnya, Anda bisa menghubungi SMC RS Telogorejo.

Anda dapat menjadwalkan konsultasi dengan dokter narasumber di SMC RS Telogorejo melalui berbagai cara. Pertama, ada call center (024 - 8646 6000) dan hotlineWhatsApp (081 6666 340). Selain itu, ada juga pendaftaran online via website SMC RS Telogorejo dan aplikasi MySMC yang tersedia di App Store serta Play Store.

Penjelasannya dalam video : https://www.instagram.com/reel/DLUFPeHRDoY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA%3D%3D