Nyeri pada area pinggang yang menjalar ke bagian bawah tubuh kerap langsung dikaitkan dengan berbagai gangguan pada ginjal. Tak sedikit pula yang mengira batu ginjal dan kanker ginjal adalah kondisi yang sama karena keduanya dapat menimbulkan keluhan nyeri di sekitar pinggang. Padahal, keduanya merupakan penyakit yang berbeda, baik dari penyebab, gejala, maupun tingkat bahayanya.
Menurut dr. Donny Austine Wibisono, Sp.U, M.Ked.Klin selaku Spesialis Bedah Urologi SMC RS Telogorejo, batu ginjal dan kanker ginjal memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga penting untuk dikenali sejak dini agar tidak salah memahami gejala yang muncul. Apalagi, penanganan yang dibutuhkan pun tidak sama dan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara batu ginjal dan kanker ginjal? Yuk, kenali lebih jauh gejala, penyebab, hingga tanda yang perlu diwaspadai agar penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Apa Beda Batu Ginjal dan Kanker Ginjal?
Meski sama-sama menyerang ginjal dan dapat menimbulkan nyeri di area pinggang, batu ginjal dan kanker ginjal sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup jelas, baik dari pola nyeri, gejala tambahan, hingga faktor risikonya.
1. Intensitas rasa nyeri
Pada batu ginjal, rasa nyeri biasanya muncul sangat hebat dan tajam, terutama saat batu bergerak atau menyumbat saluran kemih. Nyeri ini sering datang mendadak dan membuat penderitanya sulit beraktivitas.
Sementara pada kanker ginjal, nyeri cenderung terasa lebih tumpul dan tidak selalu terlalu intens di tahap awal. Bahkan, banyak kasus kanker ginjal tidak menimbulkan keluhan sampai penyakit berkembang lebih lanjut.
2. Frekuensi kemunculan rasa sakit
Nyeri akibat batu ginjal umumnya muncul secara hilang-timbul sesuai pergerakan batu di saluran kemih. Serangan nyeri bisa berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam dan datang berulang. Hal ini berbeda dengan kanker ginjal yang biasanya menimbulkan rasa sakit lebih menetap atau berlangsung terus-menerus dalam jangka waktu lama, terutama jika ukuran tumor semakin besar.
3. Bagian yang terdampak rasa sakit
Pada batu ginjal, nyeri biasanya terasa di area pinggang atau punggung bawah dan dapat menjalar hingga perut bagian bawah maupun selangkangan mengikuti jalur saluran kemih. Namun, pada kanker ginjal, nyeri lebih sering terasa di area pinggang atau punggung bawah saja dan terkadang disertai benjolan di sekitar perut atau pinggang.
4. Gejala tambahan yang bisa muncul
Batu ginjal sering disertai keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, urine keruh atau bercampur darah, mual, muntah, hingga frekuensi buang air kecil meningkat. Sementara itu, kanker ginjal dapat menimbulkan gejala tambahan seperti berat badan turun tanpa sebab jelas, tubuh mudah lelah, demam berkepanjangan, keringat malam berlebih, anemia, hingga urine berdarah.
5. Faktor risiko
Faktor risiko batu ginjal umumnya berkaitan dengan kurangnya minum air putih, pola makan tinggi garam atau protein, obesitas, serta riwayat batu ginjal sebelumnya. Sedangkan, kanker ginjal lebih sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok, hipertensi, obesitas, usia di atas 50 tahun, riwayat keluarga, hingga paparan bahan kimia tertentu dalam jangka panjang.
Karena gejalanya bisa tampak mirip, pemeriksaan medis tetap penting dilakukan untuk memastikan penyebab nyeri pada ginjal. Sehingga, penanganannya dapat dilakukan dengan tepat sejak dini.
Baik batu ginjal maupun kanker ginjal sama-sama dapat menimbulkan keluhan nyeri pada area pinggang, tapi keduanya memiliki penyebab, pola gejala, dan penanganan yang berbeda. Karena itu, penting untuk tidak mengabaikan keluhan nyeri yang muncul terus-menerus, terutama jika disertai gejala tambahan seperti urine berdarah, nyeri saat buang air kecil, mual, penurunan berat badan, atau tubuh yang mudah lelah.
Jika Anda merasakan nyeri pinggang yang menjalar hingga perut bawah atau selangkangan serta mengalami gejala-gejala di atas, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu memastikan penyebab keluhan sekaligus mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.
Untuk memudahkan proses pemeriksaan, Anda dapat melakukan reservasi jadwal konsultasi dan medical check-up di SMC RS Telogorejo melalui website resmi SMC RS Telogorejo maupun aplikasi MySMC yang tersedia di iOS dan Android. Dengan penanganan yang tepat dan pemeriksaan yang lebih cepat, kesehatan ginjal dapat tetap terjaga secara optimal.