Sebagai orang tua, wajar jika Anda khawatir saat melihat adanya benjolan di paha anak, terlebih jika ukurannya cukup besar. Anda pun jadi bertanya-tanya, “Apakah benjolan ini berbahaya atau merupakan kondisi yang bisa hilang dengan sendirinya?” Agar bisa mengambil langkah yang tepat, orang tua perlu memahami penyebab munculnya benjolan tersebut. Simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan berikut.
Penyebab Benjolan di Paha Anak
Benjolan di paha anak dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain pembengkakan kelenjar getah bening, tumbuhnya jaringan lemak di bawah kulit, atau cedera pada jaringan lunak. Namun, menurut dr. Dutha Patria Hutama, Sp.BA dari SMC RS Telogorejo, faktor penyebab yang paling sering ditemukan adalah hernia.
Hernia adalah kondisi ketika organ atau jaringan tubuh tertentu menonjol ke arah selangkangan, labia (area kemaluan perempuan), atau skrotum (kantong kemaluan laki-laki). Itulah kenapa umumnya benjolan muncul di area lipatan paha atau selangkangan. Kondisi hernia inguinalis ini disebabkan oleh tidak terjadinya proses penutupan alami pada saluran processus vaginalis.
Faktor Risiko Hernia pada Anak
Hernia merupakan kondisi medis yang lebih sering dialami oleh anak di bawah usia satu tahun. Risiko munculnya hernia akan lebih tinggi pada anak-anak prematur atau yang lahir sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu.
Sebab, pada bayi prematur, beberapa bagian dalam tubuh belum mencapai kematangan optimal, termasuk saluran processus vaginalis yang belum sepenuhnya terbentuk atau tertutup. Saluran alami yang terbuka ini memungkinkan jaringan usus atau lemak menonjol keluar.
Komplikasi Hernia yang Diabaikan
Benjolan di paha anak akibat hernia merupakan kondisi medis yang umum terjadi. Meski begitu, bukan berarti hernia bisa dianggap sepele. Jika terus dibiarkan tanpa penanganan, dr. Dutha menjelaskan bahwa hernia dapat berkembang menjadi komplikasi kesehatan yang serius, seperti:
Perut kembung dan mual
Ketika muncul benjolan pada paha anak, artinya ada jaringan yang menonjol hingga menyebabkan usus terjepit. Akibatnya, aliran pencernaan anak tidak mampu bekerja secara normal. Kondisi ini dapat menyebabkan perut si kecil terasa kembung dan mual, sehingga membuatnya tidak nyaman bergerak maupun beraktivitas.
Kesulitan mencerna makanan
Saat anak merasa kembung dan mual, otomatis ia akan kesulitan mencerna makanan. Dr. Dutha juga menjelaskan bahwa dalam jangka waktu panjang, kondisi tersebut dapat mengganggu penyerapan gizi. Bahkan, bukan tidak mungkin anak akan mengalami malnutrisi, yang tentu akan mengganggu proses tumbuh kembangnya.
Berhentinya pasokan darah ke organ yang terjepit
Mengingat ada organ yang terjepit, pasokan darah ke area organ tersebut pun akan terganggu. Kondisi ini berisiko menyebabkan necrosis atau kematian jaringan. Bahkan jika tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin akan mengancam nyawa anak. Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua jika menemukan benjolan di paha atau area selangkangan anak?
Bagaimana Cara Mengatasi Benjolan di Paha pada Anak?
Tindakan utama yang perlu dilakukan adalah segera membawa anak ke dokter. Sebaiknya jangan mencoba mengobatinya sendiri atau menunggu benjolan mengecil, sebab dapat menunda diagnosis dan memperbesar risiko komplikasi.
Biasanya, dokter akan melakukan check-up atau pemeriksaan fisik. Jika perlu, pemeriksaan penunjang seperti X-ray juga akan dilakukan demi memastikan penyebab benjolan. Dengan begitu, dapat diketahui secara lebih akurat apakah benjolan di paha anak disebabkan oleh hernia atau penyebab lain, seperti infeksi, kista, atau membesarnya kelenjar getah bening.
Apabila benjolan tersebut memang merupakan hernia, kemungkinan besar dokter akan merekomendasikan tindakan operasi. Tujuannya untuk mengembalikan jaringan yang menonjol. Sebaiknya, lakukan operasi sesegera mungkin karena jika ditunda, risiko komplikasi pada anak akan lebih besar.
Setelah tindakan operasi, dokter akan memantau anak untuk memastikan pemulihan berjalan baik. Selain itu, biasanya si kecil juga perlu kontrol rutin demi mencegah kemungkinan kambuhnya hernia atau munculnya benjolan kembali.
Benjolan di paha anak dapat disebabkan oleh beragam faktor, salah satu yang paling umum adalah hernia. Jangan abaikan kondisi ini karena berisiko memicu komplikasi serius, mulai dari gangguan pencernaan sampai terhentinya aliran darah ke area organ yang terjepit. Maka dari itu, jika menemukan benjolan pada paha atau area selangkangan anak, orang tua perlu segera membawa anak ke dokter demi mendapat pemeriksaan dan tindakan media yang sesuai.
Untuk memastikan si kecil mendapat penanganan terbaik, jadwalkan konsultasi dengan dokter berpengalaman di SMC RS Telogorejo Semarang. Reservasi bisa dilakukan melalui call center 024 8646 6000 atau pesan WhatsApp di nomor 081 6666 340. Tersedia pula layanan reservasi online melalui website SMC RS Telogorejo atau aplikasi MySMC di perangkat iOS dan Android. Jangan ragu periksa lebih dini demi kesehatan anak!