Kondisi fisik dan mental Anda saling memengaruhi secara erat dalam kehidupan sehari-hari. Ketika Anda memaksakan diri bekerja keras tanpa henti, pikiran Anda lambat laun akan merasa lelah, dan begitu juga sebaliknya. Itulah mengapa kesehatan kerja sangat penting.
Menurut Indra Dwi Purnomo, M.Psi., Ph.D., Psikolog selaku psikolog di SMC RS Telogorejo, ada beberapa cara praktis yang dapat Anda terapkan secara konsisten untuk menyelaraskan kedua aspek tersebut. Simak di sini!
1. Lakukan latihan mindfulness
Cara pertama yang disarankan oleh Indra Dwi Purnomo, M.Psi., Ph.D., Psikolog, untuk menjaga kesehatan kerja adalah melakukan latihan mindfulness atau kesadaran penuh. Caranya sama sekali tidak sulit, dan bahkan Anda bisa melakukannya di meja kerja.
Untuk mempraktikkannya, Anda cukup duduk tegak di kursi kerja Anda selama sekitar 5 menit setiap hari. Lalu, atur pola pernapasan Anda dengan menarik napas dalam-dalam dan mengembuskannya secara perlahan. Selama 5 menit tersebut, fokuskan seluruh perhatian pada aliran napas Anda.
Selama mengatur napas, Anda mungkin akan mendapati pikiran Anda dipenuhi hal-hal acak atau bahkan kecemasan saat ini. Namun, Anda tak perlu melakukan apa pun; cukup biarkan pikiran tersebut lewat begitu saja.
Meski sederhana, latihan ini memiliki landasan ilmiah yang kuat untuk kesehatan mental Anda. Berdasarkan penelitian oleh Keng SL, Smoski MJ, dan Robins CJ (2011), latihan mindfulness dapat meningkatkan rasa bahagia dalam diri Anda, mengurangi gejala gangguan psikologis, serta meredam reaksi emosional yang berlebihan saat Anda menghadapi tekanan kerja.
2. Komunikasi dengan atasan dan rekan kerja
Beban kerja yang terlalu menumpuk sering kali menjadi pemicu utama stres di tempat kerja. Mungkin saja, Anda memilih diam dan memendam kesulitan sendiri karena takut dicap tidak kompeten oleh lingkungan sekitar. Padahal, memaksakan diri memikul semua beban pekerjaan justru akan merusak kondisi fisik dan mental Anda.
Jadi, mulailah berbicara secara transparan tentang kapasitas kerja Anda saat ini. Sampaikan kendala nyata yang Anda hadapi secara objektif dan tawarkan diskusi mengenai pembagian tugas yang lebih adil bersama rekan tim Anda demi kesehatan kerja.
3. Manfaatkan hak cuti dan waktu istirahat
Jam kerja yang panjang tanpa jeda akan menguras energi fisiologis Anda dan melemahkan fungsi otak. Oleh karena itu, gunakan waktu istirahat makan siang Anda sepenuhnya untuk menjauh sejenak dari layar komputer. Hindari kebiasaan makan siang sambil tetap mengetik pekerjaan karena otak Anda membutuhkan istirahat total untuk memulihkan energi.
Selain istirahat harian, manfaatkan jatah cuti tahunan Anda secara berkala. Gunakan hari libur tersebut untuk melakukan aktivitas fisik yang menyenangkan, berolahraga, atau berkumpul bersama keluarga tercinta. Menjauh sementara dari rutinitas kantor memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran Anda untuk melakukan pemulihan diri secara menyeluruh.
4. Tetapkan batasan waktu kerja
Kemajuan teknologi saat ini memang memudahkan pekerjaan, tapi juga bisa membuat batas waktu kerja menjadi kabur. Anda mungkin sering membalas chat terkait pekerjaan atau memeriksa email kantor saat sudah berada di rumah bersama keluarga. Padahal, kebiasaan buruk ini memaksa otak untuk terus berada dalam kondisi siaga dan memicu kelelahan mental.
Mulai sekarang, demi kesehatan kerja, tentukan jam berapa Anda harus benar-benar berhenti bekerja setiap hari. Pada waktu tersebut, matikan semua notifikasi aplikasi pekerjaan dan berikan pengertian kepada rekan kerja atau klien bahwa Anda hanya akan merespons pesan darurat di luar jam kantor.
5. Jangan takut meminta bantuan profesional
Ada kalanya stres kerja menumpuk hingga begitu berat hingga metode penanganan mandiri tidak lagi memberikan hasil maksimal. Jika Anda mulai mengalami gangguan tidur, perubahan suasana hati yang drastis, atau kecemasan yang mengganggu aktivitas sehari-hari, itu pertanda Anda memerlukan bantuan ahli.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan seorang psikolog berpengalaman agar tidak mengalami gangguan mental yang lebih serius di kemudian hari. Psikolog dapat membantu Anda mengurai benang kusut masalah emosional dan memberikan coping mechanism yang tepat sesuai dengan kondisi pribadi Anda.
Keseimbangan antara kondisi fisik dan mental merupakan fondasi utama bagi kesehatan kerja Anda. Jangan pernah mengabaikan sinyal-sinyal kelelahan yang dikirimkan oleh tubuh dan pikiran Anda, dan jadikan kesehatan Anda sebagai prioritas utama dalam menjalani rutinitas harian.
Apabila Anda merasa tekanan pekerjaan saat ini mulai mengganggu kesehatan jasmani dan rohani Anda, segeralah mencari penanganan yang tepat. Anda dapat menjadwalkan waktu konsultasi dan pemeriksaan psikologi yang mendalam bersama Indra Dwi Purnomo, M.Psi., Ph.D., Psikolog melalui website resmi SMC RS Telogorejo atau aplikasi MySMC App di iOS dan Android!